Snippet

Rupiah Kian Terpuruk

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melanjutkan tren perlemahannya. Rupiah, bahkan menembus level Rp9.500 per USD.

Bloomberg mencatat rupiah melemah 137 poin atau 1,25 persen ke Rp9.615 per USD, dari Rp9.478 per USD, adapun pergerakan rupiah pada hari ini, berkisar di antara Rp9.395-Rp9.645 per USD.

Sementara, kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah melemah 95 poin, dari Rp9.475 per USD menjadi Rp9.570 per USD, dengan kisaran perdagangan harian pada Rp9.522-Rp9.618 per USD.

Head of Research Treasury Division BNI, Nurul Eti Nurbaeti, mengatakan valuta Garuda anjlok terimbas aksi jual bank asing dan permintaan dolar AS. Meski, intervensi BI ke pasar berhasil mengembalikan rupiah kembali menjauhi level highest terbaru 2012.

"Pergerakan rupiah masih, rentan bersamaan dengan indikasi bahwa BI cenderung membiarkan aliran dana keluar di tengah keterbatasan kapasitas intervensi BI di pasar," jelas dia dalam risetnya, Rabu (30/5/2012).



Memburuknya krisis zona Eropa diduga mendorong investor menghindari emerging-market assets, hingga mensinyalkan kokohnya posisi dolar AS. "Kondisi ini memicu bertambah dalamnya depresiasi mata uang Garuda di tengah rutinitas tingginya permintaan importir lokal atas dolar AS," jelasnya.

Di sisi lain, saat ini pelaku usaha tengah membutuhkan dolar Amerika serikat dalam jumlah yang besar. Hal ini terkait kebutuhan akhir bulan, untuk membayar kewajiban dalam bentuk dolar.

Meski begitu, komitmen penjagaan stabilitas moneter rupiah, melalui liquidity steps strategy, membuka peluang bertahannya valuta rupiah.

sumber :: http://economy.okezone.com/read/2012/05/30/278/638374/rupiah-kian-terpuruk-di-kisaran-rp9-570-rp9-615-usd

Leave a Reply